Berita

Misteri Dua Pria Membusuk di Atap Masjid Brebes Terungkap

Logo

Posted by: Asdarianto

28 March 2026 10:57 WIB

Misteri Dua Pria Membusuk di Atap Masjid Brebes Terungkap
Foto: Misteri Dua Pria Membusuk di Atap Masjid Brebes Terungkap

Warga Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sempat digegerkan oleh penemuan dua jasad pria dalam kondisi membusuk di atap masjid.

Setelah melalui proses penyelidikan dan visum, polisi akhirnya mengungkap penyebab kematian keduanya yang ternyata bukan akibat tindak kriminal, melainkan kecelakaan fatal akibat sengatan listrik bertegangan tinggi.

Peristiwa ini menyita perhatian publik karena kondisi jenazah ditemukan di lokasi yang tidak biasa, yakni di bagian atap Masjid Miftakhul Jannah, dekat kubah. Selain itu, kedua korban diketahui telah hilang selama beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Penemuan dua jasad tersebut bermula dari kecurigaan seorang marbot masjid yang mencium bau busuk menyengat di sekitar area tempat ibadah. Kecurigaan itu semakin kuat ketika ia merasakan adanya belatung yang jatuh dari bagian atas bangunan.

ADVERTISEMENT

Sekretaris Desa Pengaradan, Dwi Andriyanto, menjelaskan bahwa sumber bau kemudian ditelusuri hingga ke bagian atap masjid.

“Akhirnya dicari sumber bau dan belatung. Ternyata ada dua mayat yang sudah membusuk, lokasinya di atas, tidak jauh dari kubah,” ujarnya.

Penemuan itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Proses evakuasi pun dilakukan dengan hati-hati mengingat posisi jenazah berada di ketinggian.

Dua korban diketahui bernama Iwan dan Bambang, warga setempat. Sebelum ditemukan, keduanya sempat dilaporkan hilang selama enam hari, tepatnya sejak Jumat (20/3), sehari menjelang Lebaran.

Keluarga sempat kebingungan karena keduanya tidak kunjung pulang. Bahkan, sepeda motor yang digunakan masih terparkir di depan masjid, menambah misteri hilangnya kedua pria tersebut.

Kronologi awal menunjukkan bahwa keduanya sempat naik ke atap masjid untuk menemui seorang kerabat yang sedang memperbaiki lampu di kubah. Setelah itu, mereka tidak pernah terlihat lagi hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis di rumah sakit, polisi memastikan bahwa penyebab kematian kedua korban adalah sengatan listrik bertegangan tinggi.

Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Farid Nur Aziz, menyampaikan bahwa hasil visum menunjukkan adanya luka bakar serius pada tubuh korban.

“Hasil visum menyatakan ada luka bakar di tubuhnya,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa luka tersebut disebabkan oleh aliran listrik yang berasal dari kabel terbuka di area atap masjid.

“Untuk penyebab kematian sendiri karena tersengat listrik. Di TKP ada kabel bertegangan tinggi yang menjuntai,” jelas Farid.

Temuan ini sekaligus memastikan bahwa tidak ada unsur kekerasan atau tindak kriminal dalam kasus tersebut.

Investigasi lebih lanjut mengungkap bahwa di bagian atap masjid terdapat kabel listrik bertegangan tinggi yang terbuka dan menjuntai di area dak. Kondisi ini sangat berbahaya, terutama bagi siapa pun yang berada di lokasi tersebut tanpa perlindungan.

Fakta ini diperkuat oleh adanya saksi lain yang juga sempat tersengat listrik saat berusaha menolong korban. Saksi tersebut bahkan harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka di bagian tangan dan wajah.

Keberadaan kabel terbuka di area publik seperti masjid menjadi sorotan serius karena berpotensi membahayakan banyak orang.

Berdasarkan keterangan warga, kedua korban awalnya memiliki keperluan keluarga dan mendatangi seorang kerabat yang berada di lokasi masjid. Saat itu, kerabat tersebut sedang memperbaiki lampu di bagian kubah.

Setelah bertemu, keduanya sempat pamit untuk turun. Namun diduga, mereka kembali ke area atap dan tanpa sengaja menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi yang tidak terlindungi dengan baik.

Insiden ini menunjukkan bagaimana aktivitas sederhana bisa berubah menjadi tragedi fatal akibat kelalaian dalam aspek keselamatan.

Kasus ini menjadi peringatan penting terkait keamanan instalasi listrik di fasilitas umum, terutama tempat ibadah yang sering diakses masyarakat.

Keberadaan kabel listrik terbuka tanpa pengaman jelas melanggar standar keselamatan dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. Pemerintah daerah dan pengelola fasilitas diharapkan segera melakukan pengecekan ulang terhadap instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati saat berada di area yang berpotensi berbahaya, terutama di bagian bangunan yang tidak dirancang untuk aktivitas umum.

Terungkapnya penyebab kematian dua pria di atap masjid Brebes mengakhiri misteri yang sempat menggemparkan warga. Namun, di balik itu, tersimpan pelajaran penting tentang pentingnya keselamatan dan kewaspadaan terhadap risiko listrik.

Tragedi ini bukan hanya tentang kehilangan nyawa, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil dalam aspek teknis bisa berujung pada konsekuensi besar. Pemeriksaan rutin dan standar keamanan yang ketat menjadi kunci agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!