Berita

Pendiri IHW Tegaskan Promosi Kuliner Nonhalal Tidak Usah Berlebihan

Logo

Posted by: Niesky H.P

01 May 2026 13:45 WIB

Pendiri IHW Tegaskan Promosi Kuliner Nonhalal Tidak Usah Berlebihan
Foto: Founder Indonesia Halal Watch (IHW) Ikhsan Abdullah (Foto: Humas IHW )

JAKARTA — Pendiri Indonesia Halal Watch (IHW), Ikhsan Abdullah, merespon video viral konvoi sepeda motor yang mempromosikan sate babi keliling di Jakarta belum lama ini.


"Dari sisi etika dan kepantasan, hal tersebut masih dianggap kurang lazim. Pedagang sebaiknya tidak perlu pamer, apalagi melakukan konvoi, karena dapat memancing reaksi umat Islam yang sebagian masih belum memahami ketentuan UU Jaminan Produk Halal dan peraturan turunannya, yakni PP No. 42 Tahun 2024,” ujar Ikhsan dalam keterangannya, Jumat 1 Mei 2026.


ADVERTISEMENT

Selain itu, ia juga menyoroti bahwa aturan teknis mengenai penandaan produk nonhalal hingga kini masih menunggu regulasi lanjutan dari otoritas terkait.


Lebih lanjut, Ikhsan menegaskan pentingnya sensitivitas sosial dalam menjalankan usaha, khususnya di wilayah dengan mayoritas penduduk Muslim.


Seperti yang terjadi juga di Sukoharjo, Jawa Tengah terkait keberadaan restoran Mie dan Babi Tepi Sawah yang memicu penolakan dari warga setempat.


“Kita juga memahami bahwa mayoritas penduduk Sukoharjo, sebagaimana mayoritas penduduk Indonesia, beragama Islam yang perlu dihormati,” ujar Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah yang juga pengacara publik itu .

Karena itu, ia mengimbau pelaku usaha kuliner berbahan babi dan produk nonhalal lainnya agar tidak melakukan ekspos berlebihan dalam strategi promosi, guna menghindari potensi gesekan di masyarakat.


“Pedagang sebaiknya tidak melakukan ekspos berlebihan dalam menarik perhatian konsumen, apabila tidak ingin menimbulkan reaksi yang berlebihan,” tandasnya.*

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!