Internasional

Sosok Cole Tomas Allen, Pelaku Penembakan di Acara Jamuan Makan Malam Donald Trump

Logo

Posted by: Deli Hermanto

26 April 2026 17:32 WIB

Sosok Cole Tomas Allen, Pelaku Penembakan di Acara Jamuan Makan Malam Donald Trump
Foto: What to know about Cole Allen, alleged WH correspondents’ dinner shooter

Aparat kepolisian Amerika Serikat menangkap seorang pria yang diduga sebagai pelaku penembakan di luar lokasi jamuan makan malam tahunan White House Correspondents’ Association (WHCA) yang dihadiri Presiden AS Donald Trump. Insiden tersebut memicu kepanikan dan evakuasi mendadak di Washington Hilton pada Sabtu malam waktu setempat.


Peristiwa bermula ketika seorang pria bersenjata menerobos pos pemeriksaan keamanan di luar ruang ballroom hotel, tempat berlangsungnya gala media tahunan yang dihadiri Trump, Ibu Negara Melania Trump, jajaran kabinet, serta ratusan tamu undangan. Aparat Secret Service langsung merespons dengan menembak pelaku dan mengamankannya di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT


Dalam konferensi pers di Gedung Putih, Trump menyebut insiden tersebut sebagai aksi dari “calon pembunuh” (would-be assassin). Ia menegaskan bahwa pelaku diduga bertindak sendiri. “Seorang pria menyerbu pos pemeriksaan dengan membawa beberapa senjata, dan berhasil dilumpuhkan oleh anggota Secret Service yang sangat berani,” ujar Trump.


Pelaku diidentifikasi oleh sejumlah media AS sebagai Cole Tomas Allen, pria berusia 31 tahun. Namun, hingga kini pihak berwenang belum memberikan konfirmasi resmi terkait identitas tersebut. Polisi menyebut pelaku berasal dari Torrance, California, dan diduga menginap sebagai tamu di hotel tempat acara berlangsung.


Kepala kepolisian Washington, DC, menyatakan bahwa motif penyerangan masih dalam penyelidikan. Sejauh ini, belum ditemukan indikasi kuat yang mengaitkan aksi tersebut dengan isu geopolitik atau konflik internasional.


Sejumlah informasi dari media sosial mengungkap bahwa Allen pernah mendapat penghargaan “Teacher of the Month” pada Desember 2024 dari cabang Torrance milik C2 Education. Sementara itu, profil LinkedIn atas nama yang sama menyebut dirinya sebagai lulusan teknik mesin dan ilmu komputer, serta memiliki pengalaman sebagai pengembang gim independen dan pengajar.


Catatan pendanaan kampanye federal menunjukkan bahwa Allen pernah menyumbang sebesar 25 dolar AS kepada komite aksi politik Partai Demokrat untuk mendukung pencalonan Kamala Harris dalam pemilihan presiden 2024.


Di tengah spekulasi yang berkembang, Trump menyatakan bahwa insiden tersebut kemungkinan besar tidak terkait dengan konflik antara Amerika Serikat dan Iran. “Saya tidak yakin ada kaitannya dengan itu, berdasarkan apa yang kami ketahui sejauh ini,” ujarnya.


Akibat insiden tersebut, suasana di dalam ballroom berubah kacau. Para tamu dilaporkan berlindung di bawah meja saat tim keamanan bergerak cepat mengamankan lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan seluruh pejabat tinggi, termasuk presiden, dilaporkan selamat.


Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam insiden yang mengguncang acara bergengsi tersebut.


Sumber : Al Jazeera

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!