Nasional

Prabowo Sebut Banyak Negara Belajar tentang MBG ke Indonesia

Logo

Posted by: Deli Hermanto

30 April 2026 07:38 WIB

Prabowo Sebut Banyak Negara Belajar tentang MBG ke Indonesia
Foto: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. (Youtube Sekretariat Presiden)

Cilacap — Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah Indonesia kini menarik perhatian banyak negara. Menurutnya, sejumlah negara mulai mempelajari implementasi program tersebut karena dinilai mampu menjangkau puluhan juta penerima manfaat secara rutin.


Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Ia mengungkapkan bahwa MBG telah melayani lebih dari 60 juta orang, mulai dari ibu hamil hingga lansia yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT


“Banyak negara sekarang belajar MBG ke kita, karena di mana ada negara bisa memberi makan lebih 60 juta orang, lima kali seminggu, dari ibu hamil hingga lansia yang tidak berdaya, kita antar makanannya,” ujar Prabowo.


Selain sebagai program sosial, Prabowo menilai MBG juga berfungsi sebagai penggerak ekonomi baru. Pemerintah melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bertindak sebagai pembeli siaga (offtaker) yang menyerap hasil produksi petani dan nelayan.


Dengan skema tersebut, pemerintah berharap dapat memutus ketergantungan produsen pada tengkulak sekaligus menjaga stabilitas harga, terutama saat musim panen raya.


Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan 30.000 dapur MBG di seluruh Indonesia. Program ini diperkirakan mampu menyerap sekitar 1,5 juta tenaga kerja.


Selain itu, pemerintah juga berencana mengaktifkan 81.000 Koperasi Merah Putih yang diproyeksikan akan membuka lapangan kerja bagi sekitar 1,4 juta orang, khususnya di sektor logistik.


Prabowo menegaskan bahwa pendanaan program-program tersebut berasal dari efisiensi anggaran negara, terutama dari upaya menekan kebocoran akibat praktik korupsi.


“Ini adalah uang yang kita hemat dari korupsi. Kita tahan, kita realokasi dan kita gelontorkan ke rakyat. Saya merasa berada di jalan yang benar,” kata dia.

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!