Internasional

Pelaku Penembakan di Acara WHCA Dinner Gedung Putih Targetkan Donald Trump!

Logo

Posted by: Deli Hermanto

27 April 2026 09:56 WIB

Pelaku Penembakan di Acara WHCA Dinner Gedung Putih Targetkan Donald Trump!
Foto: Accused shooter was targeting Trump and US officials, authorities say. (Will Oliver/EPA)

Aparat penegak hukum Amerika Serikat meyakini seorang pria bersenjata yang mencoba menerobos acara makan malam White House Correspondents’ Association (WHCA) pada Sabtu malam menargetkan Presiden AS Donald Trump beserta sejumlah pejabat pemerintahannya.


Penjabat Jaksa Agung Todd Blanche pada Minggu (26/4/2026) menyatakan bahwa hasil penyelidikan awal menunjukkan pelaku memang berniat menyerang pihak-pihak yang terkait dengan pemerintahan. Ia juga mengungkapkan bahwa tersangka diduga melakukan perjalanan dari California menuju Washington, DC menggunakan kereta melalui Chicago.

ADVERTISEMENT


Insiden penembakan terjadi di dekat ballroom hotel tempat acara berlangsung, saat ratusan jurnalis, pejabat tinggi negara, dan Presiden Trump menghadiri agenda tahunan tersebut. Agen Secret Service segera melumpuhkan pelaku setelah terdengar tembakan di lokasi.


Meski identitas resmi belum diumumkan oleh otoritas, sejumlah media AS melaporkan bahwa tersangka adalah Cole Tomas Allen (31), warga Torrance, California. Berdasarkan pemeriksaan awal terhadap perangkat elektronik dan dokumen yang dimilikinya, aparat menemukan indikasi bahwa pelaku memiliki niat menyerang anggota pemerintahan, termasuk presiden.


“Terlihat bahwa ia memang berangkat dengan tujuan menargetkan individu yang bekerja di pemerintahan, kemungkinan termasuk presiden,” ujar Blanche dalam wawancara dengan media televisi.


Presiden Trump dalam keterangannya kepada Fox News menyebut bahwa keluarga pelaku sebelumnya telah melaporkan kekhawatiran terkait kondisi yang bersangkutan kepada kepolisian setempat. Ia juga menyinggung adanya manifesto yang ditulis pelaku dengan muatan kebencian terhadap kelompok tertentu.


“Orang ini mengalami gangguan. Dari tulisannya, ia menunjukkan kebencian terhadap umat Kristen,” kata Trump.


Pihak berwenang menyebut pelaku membawa dua senjata api yang dibeli dalam beberapa tahun terakhir. Hingga kini, tersangka belum bersikap kooperatif dalam proses penyelidikan dan dijadwalkan menghadapi sejumlah dakwaan pada Senin.


Dalam insiden tersebut, seorang petugas keamanan yang mengenakan rompi antipeluru dilaporkan tertembak namun dalam kondisi membaik. Sementara itu, pelaku berhasil diamankan tanpa luka dan dibawa ke rumah sakit untuk evaluasi lebih lanjut.


Pasca kejadian, area di sekitar lokasi dipadati aparat keamanan, termasuk Garda Nasional, sementara helikopter berpatroli di udara untuk memastikan situasi terkendali.


Di sisi lain, Presiden Trump kembali menyoroti rencananya untuk membangun ballroom baru yang lebih aman di kompleks Gedung Putih. Proyek senilai 400 juta dolar AS tersebut sebelumnya menuai kontroversi dan penolakan dari sebagian publik.


Trump menyatakan bahwa insiden ini menjadi bukti perlunya fasilitas yang lebih aman bagi kegiatan kenegaraan. Meski demikian, ia juga menyerukan persatuan dan pemulihan hubungan politik di tengah meningkatnya ketegangan.


Peristiwa ini menambah daftar ancaman terhadap keselamatan presiden dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus memicu kembali perdebatan mengenai keamanan pejabat tinggi negara di Amerika Serikat.


Sumber : https://www.aljazeera.com/news/2026/4/26/trump-his-administration-likely-targets-at-media-dinner-us-official

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!