Nasional

[FULL] Poin-Poin Penting Pidato Prabowo pada Peringatan May Day 2026 di Monas Jakarta

Logo

Posted by: Deli Hermanto

01 May 2026 13:03 WIB

[FULL] Poin-Poin Penting Pidato Prabowo pada Peringatan May Day 2026 di Monas Jakarta
Foto: Istimewa

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah kebijakan strategis dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).


Di hadapan ribuan buruh, Presiden menegaskan komitmen pemerintahannya untuk berpihak pada rakyat kecil melalui penguatan perlindungan hukum dan kesejahteraan ekonomi.

ADVERTISEMENT


Perlindungan bagi "Pejuang Jalanan" dan Pekerja Rumah Tangga


​Salah satu poin paling krusial dalam pidatonya adalah pembelaan terhadap pengemudi ojek online (ojol). Presiden menyatakan ketidaksetujuannya terhadap potongan aplikator yang selama ini dinilai membebani pengemudi.


​Prabowo telah menandatangani Perpres Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur pembagian pendapatan minimal 92% untuk pengemudi. Selain itu, para pengemudi ojol kini akan mendapatkan jaminan kecelakaan kerja dan kepesertaan BPJS Kesehatan yang lebih pasti.


"Ojol kerja keras mempertaruhkan jiwanya tiap hari. Aplikator minta disetor 20%. Saya tidak setuju 10%, harus di bawah 10%. Lu yang keringat, dia yang dapat duit. Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan pekerja transportasi online. Pembagian pendapatan dari 80% untuk pengemudi sekarang menjadi minimal 92% untuk pengemudi," tegas Presiden.


​Tak hanya ojol, Presiden juga menyoroti pengesahan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) yang telah diperjuangkan selama 22 tahun sebagai tonggak sejarah baru dalam perlindungan pekerja domestik di Indonesia.


Hunian Layak dan Satgas Mitigasi PHK


​Menjawab keluhan tingginya biaya tempat tinggal, pemerintah menargetkan pembangunan 1 juta rumah bersubsidi mulai tahun ini. Hunian tersebut akan dibangun dalam kluster-kluster yang dekat dengan kawasan industri untuk menekan biaya transportasi.


​Sistem pembayarannya pun diatur agar tidak memberatkan, dengan tenor cicilan yang fleksibel hingga 30-40 tahun.


"Buruh, petani, dan nelayan tidak mungkin lari ke mana-mana, mereka adalah orang jujur yang pantas memiliki rumah sendiri," tambahnya.


​Untuk mengantisipasi ketidakpastian ekonomi, Presiden juga mengumumkan pembentukan Satuan Tugas Mitigasi PHK melalui Keppres Nomor 10 Tahun 2026. Satgas ini bertugas melindungi buruh yang terancam kehilangan pekerjaan dan memastikan hak-hak mereka terpenuhi jika perusahaan mengalami kesulitan.


Komitmen Berantas Korupsi dan Kembalikan Aset Negara


​Di sela-sela pidatonya, Presiden Prabowo kembali menegaskan perang terhadap korupsi dan mafia lahan. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengambil alih hampir 5 juta hektar lahan ilegal dan menutup ribuan tambang tanpa izin untuk dikelola demi kemakmuran rakyat.

​"Saya tidak rela negara dirampok oleh maling-maling. Kekayaan kita banyak, tapi selama ini banyak dicolong," ujarnya dengan nada bicara yang tegas.


Program Makan Bergizi dan Kredit Rakyat 5%


​Presiden juga mempromosikan keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya tidak hanya memperbaiki gizi anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal karena menyerap hasil tani, ternak, dan nelayan.


"Kita juga memberi MBG, Makan Bergizi Gratis. MBG itu sangat penting untuk anak-anak kita agar selnya berkembang. Dengan MBG, ekonomi kita hidup karena rakyat butuh telur, daging, sayur, susu, dan ikan dari petani lokal."


​Sebagai pendukung modal usaha, pemerintah memerintahkan bank-bank negara untuk mengucurkan kredit rakyat dengan bunga maksimal 5% per tahun, jauh di bawah bunga pinjaman informal yang sering menjerat rakyat kecil.


​Penutup: Penghormatan untuk Marsinah


​Menutup rangkaian pidatonya, Presiden mengumumkan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah, tokoh pejuang buruh asal Nganjuk. Dalam waktu dekat, Presiden dijadwalkan akan meresmikan Museum Perjuangan Buruh Marsinah di Jawa Timur sebagai bentuk penghormatan negara atas dedikasi kaum buruh.



Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel
TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!